Codingan Perfect itu kayak Gimana sih?

Share:

Hello Worlds! Ketika bekerja, hasil yang kita kerjakan itu selalu harus sempurna. Bahkan kita dituntut untuk membuat aplikasi yang tidak ada bug-nya. Coba aja kalau disuruh atasan bikin fitur baru di aplikasinya, kasih aja bug yang banyak (diutamakan bug di bagian registrasi berbayar). Pasti besoknya dipanggil ke ruangan si bos, diberi sedikit nasihat, kemudian disuruh tutup pintu dari luar.

Maka dari itu, codingan yang kita buat itu harus sempurna. Tapi, gimana sih codingan yang sempurna itu? Codingan sempurna bukan hanya "tanpa bug" saja. Banyak faktor yang memengaruhi kesempurnaan coding, yaitu simpel, mudah dibaca, terbagi (termodulasi), efisien, dan jelas tujuannya.

Simpel

Script yang ditulis harus sesimpel mungkin. Codingan yang memiliki konten terlalu panjang harus dihindari dan sebisa mungkin untuk disingkat. Jangan mengulang codingan yang sama seperti sebelumnya. Caranya biar nggak nulis lagi ya bikin fungsi aja, tinggal kasih value-nya yang beda.

Mudah Dibaca

Orang ngoding pasti nggak akan bekerja sendiri, apalagi kalau kerja dalam tim. Codingan Anda pasti akan dilihat oleh orang lain. Nah, itulah kenapa codingan Anda harus gampang dibaca. Kalau script Anda 'mbulet', orang lain akan bingung ini maksudnya gimana. Jangan sampai Anda juga ikutan tidak bisa membaca codingan Anda sendiri.

Agar script Anda mudah dibaca dan enak dilihat, setelah Then atau " { " harus ganti baris. Dan baris dibawahnya itu diberi jarak menjorok ke dalam dengan menekan Tab. Selain itu, usahakan agar jendela IDE / Script editor Anda tidak ada scroll kesampingnya. Soalnya mouse kan adanya scroll bawah, gaada scroll samping. Jadi ya ribet, harus drag manual di scroll bar nya.

Dibagi (Dibuat Modul)

Selain scriptnya mudah dibaca, agar orang lain dapat memahami aplikasi yang Anda buat itu harus dimodulasi. Maksudnya, ditaruh di file-file yang dikhususkan satu jenis script. Misalnya, pada folder "css" cuma dimasuki sama script CSS, folder "aksi" diisi dengan script php untuk pemroses, folder "gambar" berisi gambar-gambar yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Pembagian modul ini ditujukan agar ketika ada fungsi / modul yang ngebug, maka kita debuggingnya jadi mudah. Gak perlu melotot file-file berbeda ekstensi pada satu folder. Misal yang ngebug di "prosesRegister.php" kita tinggal masuk ke folder "aksi", dan tekan huruf  "p" biar langsung ke bagian file berawalan P.

Efisien

Alur / algoritma codingan harus dibuat sangat efisien. Efisien disini maksudnya tidak memakan waktu yang lebih. Bayangin aja, proses register memakan waktu lebih dari 1 menit. Gimana rasanya? Sebel kan? Makanya, buatlah algoritma seefisien mungkin biar prosesnya makin mulus.

Efisiensi algoritma dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu banyaknya langkah dan inputan data. Kalau diinputan data sih kita tidak bisa meminimalisir karena itu merupakan hak dari pengguna aplikasi. Tapi kalau banyaknya langkah bisa kita tekan biar lebih sedikit. Disarankan agar membuat fungsi terlebih dahulu sebelum membuat pemroses. Atau Anda juga bisa memakai Framework yang tersedia, seperti CodeIgniter dan Yii.

Kenapa sih kok codingan kita harus perfect?

Programmer seringkali tidak bekerja sendiri

Perlu diingat, bekerja menjadi seorang pemrogram itu tidak selalu bekerja sendirian, mengerjakan proyek sendirian. Ada kalanya Anda bekerja dalam suatu tim yang terdiri dari lebih dari satu atau dua orang. Dalam satu tim kan semuanya sudah pernah baca codingan dari rekan timnya. Nah, kalau gak bisa dibaca gimana? Jadi bingung kan.

Iya kalau kerjanya di sebuah workspace atau kantor, kalau ngga ngerti code-nya langsung nanya ke yang nulis. Lah kalau kerjanya itu secara remote? Satu tim lokasinya terpisah wilayah. Masa iya harus datang jauh-jauh ke pembuat script cuma buat nanya "ini maksudnya gimana" aja? BBM mahal om, jangan dibuang-buang.

Nah untuk itu, mulai sekarang rapikan codingan kita. Yang asalnya cuma beberapa baris panjang ke samping, sekarang dipisah dan setiap ada then / " { " diberi jarak menjorok ke dalam. Yang sebelumnya dijadiin satu folder ada jquery, ada font-awesome, ada image, sekarang dimasukkan ke foldernya masing-masing.

Bug itu tidak baik

Tidak sempurnanya codingan, bisa mengakibatkan hal yang fatal. Terkadang jika script kita tidak perfect, biasanya akan muncul bug dan memunculkan celah di sisi keamanan. Kalau celah dan bug ini dibiarkan, bisa-bisa sistem kita dibobol. Kan jadi rugi kalau semua data dikuasai oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kaya siapa tuh, yang bobol sistem penjualan tiket pesawat, bisa naik pesawat gratis.

Codingan yang perfect akan mengurangi kemungkinan adanya bug. Maka dari itu, sempurnakan kodingan Anda dengan berbagai cara dan sebisa mungkin menutup celah yang ada. Menghilangkan bug merupakan salah satu upaya untuk menyempurnakan script dan menutup celah yang bisa dibobol oleh hacker.

Nah, sekarang kita sudah tau gimana sih kodingan yang perfect itu? Buat apa sih kok kodingan kita harus perfect? Sudahkah codingan Anda perfect? Salam Koding!

No comments