Belajar Dasar OOP (PHP)

Share:

Hello Worlds! Dewasa ini, pemrograman dengan menganut aliran OOP semakin banyak digunakan. Bahkan jenis ini sudah menjadi kewajiban para programmer untuk menguasainya. Pasalnya tidak sedikit perusahaan yang mengharuskan calon programmernya ahli di pemrograman OOP. Mengingat hal itu, kan jadi sengsara nantinya kalau gak bisa OOP, bisa gak makan tuh. Untuk itu, mulai sekarang kita belajar mengenai jenis pemrograman ini.

Apa sih OOP itu? singkatan dari Object Oriented Programming (atau bahasa Indonesianya Pemrograman Berorientasi Objek) ialah salah satu cara atau konsep untuk pembuatan program dengan memecah alur program menjadi modul-modul sederhana yang akan disebut dengan objek. Nah, pada OOP ini ada beberapa istilah yang harus dipahami sebelum ke OOP tingkat lanjut. Istilah yang dimaksud adalah class, property, method, dan object.

Tapi, sebelum membahas istilah di atas, kita perlu mengetahui kelebihan pemrograman OOP ini dibanding yang lain. Kelebihan ini harus kita ketahui. Masa nggak tau keuntungannya tapi dipakai?

  • Sintaks Lebih Terstruktur
Pada pemrograman berbasis objek, sintaks ditulis lebih rapi. Semua sintaks tersusun dengan indah pada setiap method dan melakukan tugasnya masing-masing.
  • Terekomendasi
Penggunaan pemrograman OOP telah direkomendasikan oleh banyak programmer di seluruh dunia. Saya rasa bukan hanya direkomendasikan, tetapi sudah diwajibkan untuk bisa OOP programming ini.
  • Efektif
Dengan menganut aliran OOP, proses pembuatan aplikasi menjadi efektif. Codingan lebih terlihat sempurna dan enak dibaca. Selain itu, kita bisa menghemat waktu pembuatan karena tidak mencari-cari dimana terdapat sistem yang error. Semua modul menjadi satu file.
  • Pengembangan aplikasi lebih mudah dilakukan
Karena semua modul menjadi satu kesatuan, proses pengembangan aplikasi lebih mudah dilakukan ketimbang dengan membedakn file-filenya. Kita hanya membuka satu file dan mencari dengan bantuan CTRL+F  modul manakah yang error.

Untuk kekurangannya sih saya kesulitan untuk menemukannya. Mungkin hanya pada proses pemahaman dan tahap penulisan kodenya saja yang sedikit sulit untuk dimengerti bagi yang pemula. Tapi kan semua butuh proses belajar dan belajar itu sulit. Kalau belajar gak sulit mah ga ada orang yang males belajar, pada pinter semua orang se nusantara.

Dan berikut ini adalah beberapa istilah yang selalu ada pada pemrograman OOP

  • Class

Class merupakan cetak biru yang dipakai untuk membuat kerangka dasar dari aplikasi yang akan dibangun. Kalau dianalogikan, class ini bisa diibaratkan sebagai benda. Sebagai contoh, class ini kita ibaratkan dengan motor, yang pastinya memiliki ciri khusus seperti merk, model, silinder, tipe mesin, dan sebagainya. Selain punya ciri khusus, motor (class) juga punya fungsi, seperti nganterin pacar, beli bensin, ngapel selingkuhan, dan berbagai fungsi lain.
class motor {
     // kode disini
}

  • Property

Yang kedua ada property (bisa juga disebut dengan atribut) ialah data yang ada di dalam sebuah class. Kalau tadi class-nya diibaratkan sebagai motor, property ini seperti merk, jenis mesin, chasis yang dipakai, tipe motor. Kalau di pemrograman biasa, property ini ialah variabel.

Ada 3 jenis property, yaitu public, private, dan protected. Public merupakan akses terluas untuk property dan method. Artinya, dengan menggunakan public kita bisa mengakses property dimana saja asalkan telah terhubung dengan fungsi include atau require.

Private merupakan akses untuk property dan method yang hanya mengijinkan untuk bisa diakses di dalam class saja. Jadi, di luar class (apalagi file) tidak akan bisa menggunakan property kalau menggunakan private.

Sedangkan protected ialah akses yang mengijinkan suatu property atau method untuk bisa diakses dari dalam class utama dan class turunannya saja. Jadi selain di situ, kita nggak bisa memakai property yang memakai protected.

class motor {
     public $merk;
     private $silinder;
}

  • Method

Method adalah tindakan yang akan dilakukan pada sebuah class / object. Kalau tadi class-nya dianalogikan sebagai motor, maka method ini bisa menjadi nganterinPacar(); ngapelSelingkuhan(); beliSarapan(); dan lain sebagainya. Aslinya method itu merupakan function yang ada di dalam class.
class motor {
     public nganterinPacar($namanya) {
          // anterin pacar ke rumahnya
     }
}

  • Object

Object adalah hasil cetakan / pembuatan / pembentukan dari sebuah class. Jika class-nya tadi ibarat sebuah motor, object ini bisa menjadi motorRiyan, motorWanda, juga bisa motorOlla. Object ini akan memiliki property dan method yang sudah dituliskan sebelumnya. Untuk membuat object, dipakailah sintaks new.
class motor {
     // isi class-nya
}
$motor = new motor();

  • Constructor

Constructor merupakan method khusus yang akan dijalankan secara otomatis pada sebuah objek yang dibuat, yaitu ketika sintaks new dijalankan. Fungsi ini biasanya dipakai untuk membuat proses awal dalam mempersiapkan object, seperti memberi nilai awal pada property, memanggil method, dan lain-lain.

Mungkin itu saja mengenai dasar-dasar yang ada di OOP. Tapi, rasanya kurang lengkap kalau ngga mencicipinya. Baik. Sekarang bisa dibuka Text Editor / IDE-nya dan buatlah sebuah file berekstensi PHP dan ketikkan kode di bawah ini.

<?php

class motor {
     public $merk;
     public $silinder;
     public $pabrikan;

     public function __construct($merk,$cc,$pabrikan) {
          $this->merk = $merk;
          $this->cc = $cc;
          $this->pabrikan = $pabrikan;
     }

     public function nyatakan() {
          return "Motor produksi $this->pabrikan, yaitu $this->merk, memiliki kapasitas mesin $this->cc cc";
     }
}

$motor = new motor("YZF-R15", "155", "Yamaha");
echo $motor->nyatakan();

?>

Contoh script di atas merupakan fungsi untuk menyatakan bahwa motor YZF-R15 itu motor yang diproduki oleh Yamaha dan memiliki kapasitas mesin 155cc. Untuk hasil outputnya nggak saya masukkan, lagi males. Anda pasti sudah bisa menebak bagaimana nanti outputnya. Salam Koding!

1 comment:

  1. Mantep gan ilmunya. tapi saya KO kalo belajar php.

    ReplyDelete